[gtranslate]

Cara Membuat Bunga Kertas yang Cantik, Ini Bahan dan Langkah-Langkahnya
Mengenal Model Bunga yang Dibuat
Model dalam tutorial ini memiliki lima kelopak pada setiap lapisan. Tiga lapisan berbeda ukuran disusun berselang-seling agar kelopak bawah tetap terlihat dan kepala bunga tampak lebih penuh.
Bagian tengah dibuat dari lingkaran kecil dengan warna berbeda. Dua daun dan tangkai ditambahkan setelah kepala bunga selesai. Jika digunakan sebagai hiasan tempel, tangkai dapat dilewati.
Teknik menempel bentuk bunga dan memasang tangkai juga digunakan dalam proyek bunga kertas Crayola. Pola tiga lapisan dan ukuran dalam artikel ini merupakan contoh latihan tersendiri, sehingga tampilannya tidak harus sama dengan proyek tersebut.
Fokus pembuatannya adalah bentuk kelopak yang jelas, susunan seimbang, dan sambungan rapi. Pemula tidak perlu meniru bunga asli secara detail untuk membuat dekorasi yang menarik.
Memilih Kertas untuk Bunga
Bahan membuat bunga kertas perlu mengikuti bentuk yang diinginkan. Kelopak melengkung membutuhkan bahan yang dapat dibentuk, sedangkan bunga datar lebih mengutamakan kemudahan pemotongan dan kerapian susunan.
Kertas Warna untuk Kelopak Ringan
Kertas warna dapat digunakan untuk bunga ringan dan mudah dipotong. Coba lengkungkan satu potongan kecil sebelum menggambar seluruh pola. Periksa apakah bahan mempertahankan bentuk tanpa mudah robek.
Jika kertas terlalu tipis, perkecil ukuran bunga atau gunakan sebagai hiasan tempel. Hindari langsung menambah banyak lapisan karena sambungan juga perlu mendukung susunannya.
Karton Tipis untuk Bentuk Lebih Tegas
Bunga dari kertas karton dapat memiliki kelopak yang lebih tegas. Pilih karton tipis yang masih mudah dipotong dan dilengkungkan. Jika terlalu kaku, gunakan bentuk datar daripada memaksakan lengkungan.
Gramatur adalah massa bahan per satuan luas, umumnya dinyatakan dalam gram per meter persegi. Angka tersebut membantu mengenali spesifikasi, tetapi tidak otomatis menunjukkan kelenturan. Pemeriksaan contoh bahan tetap diperlukan.
Kertas Bekas untuk Pola dan Percobaan
Kertas bekas yang bersih dan kering dapat digunakan untuk pola atau percobaan. Perhatikan kedua sisinya jika akan dijadikan kelopak karena bagian belakang mungkin terlihat setelah dilengkungkan.
Hindari bagian yang rusak atau memiliki bekas lipatan pada area kelopak. Gunakan potongan kecil yang masih layak untuk daun atau bagian tengah bunga.
Menyiapkan Alat dan Bahan

Siapkan kebutuhan satu bunga terlebih dahulu. Setelah pola dan sambungannya sesuai, gunakan acuan tersebut untuk membuat bunga berikutnya.
| Alat atau Bahan | Kebutuhan Contoh | Fungsi |
|---|---|---|
| Kertas warna atau karton tipis | Tiga potongan bunga berukuran sekitar 8, 6, dan 4 cm | Membuat lapisan kelopak |
| Kertas dengan warna berbeda | Satu lingkaran berdiameter sekitar 1,5 cm | Membuat bagian tengah bunga |
| Kertas hijau atau warna pilihan | Dua daun sepanjang sekitar 4 cm | Melengkapi bunga |
| Stik kerajinan berujung tumpul | Satu buah jika menggunakan tangkai | Menyangga kepala bunga |
| Potongan kertas penutup | Satu potongan yang menjangkau kedua sisi stik | Membantu sambungan tangkai |
| Pensil, penghapus, dan penggaris | Satu set | Menggambar serta memeriksa pola |
| Gunting | Sesuai bahan dan pengguna | Memotong bentuk bunga dan daun |
| Perekat | Sesuai kebutuhan sambungan | Menyatukan bagian |
Pilih perekat sesuai permukaan bahan dan petunjuk produknya. Uji pada sisa kertas terlebih dahulu. Waktu pengeringan mengikuti perekat yang digunakan, bukan satu durasi untuk seluruh proyek.
Alasi meja dan pisahkan area pemotongan dari tempat mengeringkan hasil. Untuk kegiatan anak, alat dan pendampingan perlu mengikuti usia. Orang dewasa menangani alat panas atau pemotongan yang sulit. Rujukan tambahan tersedia dalam panduan keselamatan kerajinan Crayola.
Langkah Membuat Bunga Kertas hingga Berbentuk Bunga Utuh
Kerjakan proses secara berurutan, mulai dari pola hingga pemeriksaan akhir. Jangan memasang tangkai sebelum sambungan kepala bunga cukup stabil.
1. Tentukan Ukuran dan Warna
Gunakan tiga lapisan dengan ukuran keseluruhan sekitar 8 cm, 6 cm, dan 4 cm. Ukuran tersebut diukur dari ujung terluar kelopak pada satu sisi hingga ujung terluar di sisi lainnya.
Pilih dua atau tiga warna kelopak yang serasi. Tambahkan warna berbeda untuk bagian tengah agar pusat bunga terlihat jelas. Tentukan urutannya sebelum memotong bahan.
2. Gambar Pola Bunga Lima Kelopak
Buat pola terbesar pada kertas biasa. Gambar lingkaran bantu berdiameter 8 cm, tandai titik tengahnya, lalu gambar lingkaran kecil berdiameter sekitar 2 cm sebagai bidang tengah yang tidak dipotong.
- Tandai lima titik pada lingkaran luar dengan jarak yang kurang lebih sama.
- Gambar lima kelopak membulat menuju titik-titik tersebut, seperti bentuk oval yang bertemu pada lingkaran tengah.
- Hubungkan garis luar kelopak menjadi satu bentuk bunga.
- Pastikan lekukan antarkelopak tidak masuk ke bidang tengah.
Buat pola serupa untuk ukuran 6 cm dan 4 cm. Pertahankan bagian tengah yang utuh agar kelopak tetap tersambung. Potong pola acuan, lalu jiplak pada bagian belakang bahan utama.
3. Potong Ketiga Bentuk Bunga
Potong mengikuti garis luar kelopak, bukan lingkaran bantu. Putar kertas perlahan saat mengikuti lekukan agar gunting lebih mudah bergerak.
Jangan memotong sampai ke titik tengah. Setelah selesai, Anda harus memiliki tiga bentuk bunga utuh, masing-masing dengan lima kelopak. Rapikan tepi bergerigi dan hapus garis pensil yang terlihat.
4. Lengkungkan Ujung Kelopak

Letakkan batang pensil di bawah ujung kelopak. Lengkungkan kertas sedikit mengikuti permukaan pensil, kemudian lepaskan. Coba pada sisa bahan sebelum membentuk seluruh kelopak.
- Pada lapisan terbesar, buat lengkungan ringan agar bunga tetap terbuka.
- Pada lapisan sedang, arahkan ujung kelopak sedikit lebih naik.
- Pada lapisan terkecil, arahkan kelopak ke atas tanpa menutup pusat bunga.
Bagian tengah tetap cukup rata untuk sambungan. Jika bahan retak atau robek, kurangi lengkungan. Bunga datar tetap dapat terlihat menarik melalui susunan warna.
5. Coba Susunan Kepala Bunga
Letakkan lapisan terbesar di meja dengan kelopak menghadap ke atas. Tambahkan lapisan sedang, lalu putar agar kelopaknya berada di antara kelopak bawah.
Pasang lapisan terkecil dan atur kembali posisinya. Dilihat dari atas, ketiga lapisan harus terlihat. Perbaiki ukuran atau posisi jika lapisan bawah tertutup hampir seluruhnya.
6. Rekatkan Lapisan Besar dan Sedang
Angkat lapisan sedang dan oleskan sedikit perekat pada pusat lapisan terbesar. Pasang kembali sesuai posisi yang sudah dicoba.
Tekan hanya bidang tengah. Hindari menekan seluruh kelopak karena lengkungannya dapat menjadi rata. Tunggu sampai sambungan cukup stabil sesuai petunjuk perekat.
7. Pasang Lapisan Terkecil
Oleskan perekat pada pusat lapisan sedang, kemudian letakkan lapisan terkecil di atasnya. Pertahankan posisi kelopak berselang-seling.
Tekan bagian tengah secara perlahan. Setelah stabil, kepala bunga akan memiliki susunan bertingkat. Rapikan arah kelopak tanpa menarik sambungan yang belum kering.
8. Tambahkan Bagian Tengah Bunga
Potong lingkaran berdiameter sekitar 1,5 cm dari kertas berwarna berbeda. Rekatkan pada pusat lapisan terkecil untuk menutup titik sambungan.
Tambahkan pola titik menggunakan spidol jika diinginkan. Pastikan lingkaran tidak menutupi seluruh kelopak atas. Pada tahap ini, kepala bunga sudah selesai dan dapat digunakan sebagai hiasan tempel.
9. Buat dan Pasang Tangkai
Gunakan stik kerajinan berujung tumpul. Stik dapat dibiarkan polos, diwarnai, atau dilapisi kertas hijau. Tunggu lapisan atau pewarna kering sebelum memasangnya.
- Letakkan bunga dengan bagian depan menghadap ke bawah tanpa menekan kelopak.
- Posisikan ujung atas stik pada pusat bagian belakang.
- Rekatkan bidang stik yang bersentuhan dengan bunga.
- Pasang potongan kertas penutup melintasi stik.
- Pastikan kedua sisi penutup menempel pada bagian belakang bunga.
- Biarkan sambungan mengering sebelum diangkat.
Penutup tidak boleh hanya menempel pada stik. Kedua sisinya perlu terhubung dengan bagian belakang bunga agar membantu menjaga posisi tangkai.
10. Buat dan Pasang Dua Daun

Gambar dua daun berbentuk oval memanjang dengan ujung sedikit meruncing. Gunakan panjang sekitar 4 cm dan sisakan pangkal kecil sebagai bidang perekat.
- Potong kedua daun mengikuti pola.
- Lipat ringan sepanjang bagian tengah, lalu buka kembali.
- Oleskan perekat pada pangkal daun.
- Pasang satu daun di kiri dan satu di kanan tangkai.
- Atur posisinya sedikit di bawah kepala bunga.
Arahkan daun ke luar agar terlihat dari depan. Jangan memasangnya terlalu tinggi hingga menutupi kelopak.
11. Rapikan Bentuk dan Periksa Sambungan
Setelah sambungan stabil, pegang bunga dari tangkainya. Periksa dari depan dan samping untuk memastikan susunan kelopak, pusat bunga, serta daun sudah sesuai.
- Ketiga lapisan kelopak masih terlihat.
- Ujung kelopak tidak saling menempel seluruhnya.
- Lingkaran tengah berada pada pusat bunga.
- Daun mengarah ke luar.
- Kepala bunga tidak mudah berputar atau terlepas.
Angkat perlahan kelopak yang tertekan. Jika sambungan masih bergerak, letakkan kembali dan tunggu sesuai petunjuk perekat.
12. Pajang Bunga yang Sudah Selesai
Bunga kini memiliki kepala berlapis, bagian tengah, tangkai, dan daun. Letakkan dalam wadah kering yang dapat menyangga tangkainya atau gabungkan beberapa bunga menjadi rangkaian sederhana.
Atur arah kepala bunga agar tidak saling menekan. Periksa kestabilan rangkaian sebelum dipajang pada meja.
Membuat Variasi Bentuk dan Warna
Gambar berikut memperlihatkan variasi yang menggunakan kelopak satuan. Gunakan sebagai inspirasi pengembangan; bentuk potongan dan bagian tengahnya berbeda dari tutorial tiga lapisan utuh di atas.




Setelah satu bunga berhasil, ubah satu unsur untuk membuat variasi. Gunakan warna senada dari gelap ke terang atau pilih warna kontras untuk bagian tengah.
Kelopak membulat dapat diubah menjadi sedikit meruncing. Pertahankan bidang tengah yang cukup untuk sambungan dan uji pola baru sebelum memotong banyak bahan.
Untuk rangkaian, buat bunga besar dan kecil dengan perbandingan ukuran yang tetap bertingkat. Periksa kembali kekakuan bahan serta sambungan jika pola diperbesar.
Catat ukuran yang berhasil dan simpan pola acuan. Cara ini membantu menghasilkan bunga lebih seragam tanpa menggambar ulang seluruh bagian.
Video Tutorial Alternatif Membuat Bunga Kertas
Untuk referensi visual tambahan, tonton tutorial dari Griya Hassya Paper Craft. Video ini membahas pembuatan bunga dari kertas origami dan merupakan tutorial alternatif; pola, ukuran, serta cara perakitannya dapat berbeda dari langkah tiga lapisan dalam artikel ini.
Jika pemutar tidak tampil, tonton tutorial bunga kertas di YouTube.
Mengatasi Hasil yang Kurang Rapi
Periksa penyebab masalah sebelum menambah bahan atau perekat. Bentuk yang tertutup membutuhkan perubahan susunan, sedangkan sambungan lepas membutuhkan pemeriksaan bidang kontak.
| Masalah | Hal yang Diperiksa | Perbaikan Awal |
|---|---|---|
| Kelopak robek saat dibentuk | Kondisi bahan dan tarikan | Kurangi lengkungan atau gunakan bentuk datar |
| Lapisan bawah tertutup | Ukuran dan posisi lapisan atas | Putar lapisan atau perkecil ukurannya |
| Lapisan mudah bergeser | Perekat, bidang kontak, dan pengeringan | Uji sambungan dan tunggu sesuai petunjuk produk |
| Kertas melengkung tidak merata | Cairan perekat dan cara penekanan | Coba penggunaan perekat pada sisa bahan |
| Tangkai mudah lepas | Posisi stik dan penutup belakang | Perbaiki bidang kontak pada kedua sisi stik |
Menggunakan dan Menyimpan Bunga Kertas
Hiasan bunga kertas dapat dipasang pada kartu, bingkai, atau papan nama. Untuk penggunaan tempel, lewati tangkai dan atur posisi daun pada bagian belakang.
Coba susunan dekorasi tanpa perekat agar bunga tidak menutupi tulisan atau foto. Jika menggunakan beberapa bunga, beri ruang agar kelopak tidak saling tertekan.
Simpan di area kering dan hindari tekanan langsung. Saat dibawa, gunakan ruang penyimpanan yang tidak menekan lapisan atas. Pelapis dekoratif tidak otomatis membuat bunga tahan air atau sesuai untuk luar ruangan.
Menyiapkan Bahan untuk Kegiatan Kelompok
Untuk kegiatan kelas, buat satu contoh dan catat kebutuhan tiap bunga: tiga lapisan, satu lingkaran tengah, dua daun, serta tangkai jika digunakan.
Susun pola pada ukuran lembar yang benar-benar dipakai. Jumlah bunga per lembar mengikuti bentuk dan susunannya, sehingga tidak cukup diperkirakan dari luas bahan saja.
Jika membutuhkan pengadaan berulang, sampaikan ukuran bunga, teknik pembentukan, jumlah, serta kebutuhan warna atau cetak kepada distributor kertas kemasan dan percetakan.
Kategori produk kertas percetakan dapat ditinjau jika pola atau permukaan akan dicetak. Untuk bagian pendukung lebih kaku, kategori produk karton kemasan dapat menjadi titik awal pembahasan.
Kesesuaian tetap perlu diperiksa melalui contoh bahan. Penyebutan kategori tidak berarti seluruh material cocok untuk kelopak atau tersedia dalam semua warna, ukuran, dan jumlah.
Contoh Menghitung Komponen untuk Kegiatan Kelompok
Untuk 10 bunga dengan pola tutorial ini, siapkan 10 lapisan berukuran 8 cm, 10 lapisan 6 cm, dan 10 lapisan 4 cm. Tambahkan 10 lingkaran tengah, 20 daun, serta 10 tangkai dan 10 penutup sambungan jika seluruh bunga dibuat bertangkai. Angka tersebut adalah jumlah komponen, bukan jumlah lembar kertas.
Untuk menghitung kebutuhan lembar, tata pola pada ukuran bahan aktual tanpa tumpang tindih, lalu hitung komponen yang benar-benar muat. Perhitungkan pembagian warna dan contoh percobaan secara terpisah. Misalnya, lembar warna pertama hanya untuk kelopak terbesar; jangan menganggap sisa bidangnya otomatis cukup untuk semua daun.
Periksa satu bunga sampai selesai sebelum mengulang pola. Jika kelopak sulit dibentuk, bandingkan karakter bahan melalui pengenalan jenis kertas dan karton. Untuk menggunakan sisa potongan yang masih layak sebagai dekorasi lain, lihat pilihan kerajinan dari kertas karton.
FAQ tentang Cara Membuat Bunga Kertas
Kertas Apa yang Cocok untuk Pemula?
Mulailah dengan kertas warna atau karton tipis yang mudah dipotong. Uji kelenturannya pada sisa bahan jika ingin membuat kelopak melengkung.
Apakah Harus Menggunakan Tiga Lapisan?
Tidak. Dua lapisan dapat digunakan untuk bunga sederhana. Tiga lapisan pada tutorial ini membantu memperlihatkan susunan ukuran dan membuat kepala bunga tampak lebih penuh.
Apakah Harus Menggunakan Lem Tembak?
Tidak. Pilih perekat sesuai bahan dan petunjuk produk. Alat panas perlu ditangani orang dewasa jika digunakan dalam kegiatan bersama anak.
Bagaimana Jika Kelopak Sulit Dilengkungkan?
Kurangi lengkungan dan jangan memaksakan bahan. Gunakan tampilan datar atau coba kertas yang lebih mudah dibentuk sebelum membuat seluruh bagian.
Apakah Ukuran Bunga Bisa Diperbesar?
Bisa, tetapi bahan, bidang sambungan, dan tangkai perlu diperiksa kembali. Memperbesar pola tidak otomatis menghasilkan struktur yang sesuai dengan bahan sebelumnya.
Kesimpulan
Cara membuat bunga kertas berlapis dimulai dari pola, pemotongan, pembentukan kelopak, dan perakitan kepala bunga. Bagian tengah, tangkai, serta daun kemudian ditambahkan hingga menjadi bunga utuh.
Buat satu contoh terlebih dahulu dan periksa sambungannya. Setelah hasil sesuai, gunakan pola yang sama untuk membuat bunga lebih seragam dan mudah dirangkai.
Kontak dan Lokasi Rakari
Hubungi PT. Ragam Karya Lestari (Rakari) untuk informasi spesifikasi, ketersediaan bahan, dan penawaran pengadaan kertas atau karton.
- Alamat: Jl. Raya Sirkuit Sentul No.17, Kadumangu, Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810.
- Telepon: 021-50688005.
- Email: marketing@rakari.id.
- Informasi kontak: halaman kontak Rakari.
Buka lokasi Rakari di Google Maps.
Konsultasikan Kebutuhan Bahan Anda
Untuk kegiatan membuat bunga kertas dalam jumlah banyak, siapkan jenis bahan, gramatur jika diketahui, ukuran lembar, jumlah, kebutuhan warna atau cetak, dan lokasi pengiriman. Hubungi tim Rakari untuk membahas spesifikasi, ketersediaan, serta penawaran pengadaan.