[gtranslate]

Dari Kemasan hingga Percetakan, Ini Jenis Kertas dan Karton yang Perlu Diketahui
Jenis kertas dan karton memiliki ciri berbeda untuk kemasan dan percetakan. Simak jenis, karakteristik, dan contoh penggunaannya di sini.
Apa Itu Kertas dan Karton?
Kertas adalah material berbentuk lembaran yang tersusun dari jaringan serat, umumnya berbasis selulosa. Dalam penggunaannya, kertas dapat menjadi media tulis, media cetak, bahan pembungkus, maupun bagian dari konstruksi kemasan.
Karton atau paperboard merupakan material berbasis serat yang umumnya lebih tebal dan kaku daripada kertas untuk menulis atau halaman buku. Kekakuan ini membantu material mempertahankan bentuk ketika digunakan sebagai kotak, sampul, sekat, atau penyangga produk.
Namun, istilah kertas dan karton tidak selalu dibedakan dengan satu angka gramatur yang berlaku untuk semua produk. Art carton, misalnya, dapat digunakan dalam percetakan sekaligus pembuatan kemasan.
Karakteristik Dasar yang Membedakan Jenis Kertas dan Karton
Beberapa istilah berikut membantu membaca katalog bahan. Istilah grade berarti varian atau kelas produk dengan spesifikasi tertentu, bukan sekadar nama kelompok seperti kraft atau ivory.
Gramatur dan Ketebalan
Gramatur adalah berat material per satuan luas, biasanya dinyatakan dalam gram per meter persegi atau gsm. Sementara itu, ketebalan menunjukkan dimensi fisik lembaran.
Keduanya berkaitan, tetapi tidak identik. Dua kertas dengan gramatur sama dapat memiliki ketebalan berbeda karena struktur dan kepadatan seratnya berbeda. Holmen menjelaskan karakteristik kertas melalui konsep bulk, yaitu volume material relatif terhadap beratnya. Karena itu, gramatur bukan satu-satunya penentu kekakuan atau kekuatan bahan.
Permukaan dan Lapisan
Permukaan kertas dapat berlapis atau tidak berlapis. Kertas berlapis, yang sering disebut coated paper, memiliki lapisan permukaan untuk menghasilkan karakter cetak tertentu. Tampilannya dapat mengilap, satin, atau lebih redup sesuai grade.
Lapisan juga dapat mempunyai fungsi penghalang, seperti membantu meningkatkan ketahanan terhadap cairan atau minyak. Lapisan untuk kualitas cetak dan lapisan untuk perlindungan memiliki tujuan berbeda.
Kekakuan dan Struktur
Kekakuan berkaitan dengan kemampuan lembaran menahan perubahan bentuk. Karakter ini dibutuhkan pada kotak lipat, kartu, sampul, serta berbagai komponen kemasan.
Selain lembaran padat, terdapat karton bergelombang yang tersusun dari beberapa lapisan. Struktur tersebut membedakannya dari karton datar meskipun sama-sama digunakan untuk membuat kotak.
Jenis Kertas Kemasan dan Kegunaannya
Kertas kemasan dapat berfungsi sebagai pembungkus, kantong, pelapis, maupun bahan yang diproses menjadi wadah. Berikut beberapa jenis kertas kemasan beserta ciri utamanya.
1. Kraft Paper

Kraft paper merupakan kertas yang banyak digunakan dalam industri kemasan karena karakter kekuatan seratnya. Varian cokelat mudah dikenali melalui warna natural yang sering terlihat pada paper bag dan pembungkus produk.
Contoh penggunaannya meliputi kantong belanja, pembungkus barang, serta komponen kemasan berbahan kertas.
Warna cokelat dan nama kraft tidak otomatis menunjukkan ketahanan air atau kesesuaian kontak pangan.
2. White Kraft Paper

White kraft paper adalah kertas kraft dengan tampilan putih. Material ini menggabungkan karakter bahan kemasan kraft dengan permukaan terang yang dapat mendukung tampilan desain dan identitas merek.
Penggunaannya dapat ditemukan pada paper bag putih, pembungkus produk, dan kemasan hadiah. Warna dasarnya memberikan tampilan berbeda dari kraft cokelat meskipun keduanya masih berada dalam kelompok bahan kraft.
3. Greaseproof Paper

Greaseproof paper merupakan kertas yang dirancang untuk membantu menghambat penetrasi minyak atau lemak. Fungsinya sering dibutuhkan pada pembungkus, alas, dan lapisan pemisah untuk produk makanan.
Contoh penggunaannya meliputi pembungkus sandwich, alas pastry, dan lapisan di dalam kemasan makanan berminyak. Karakter pembeda utamanya adalah ketahanan terhadap minyak, bukan kekakuan untuk membentuk kotak.
Greaseproof tidak selalu sama dengan baking paper. Metsä Tissue membedakan kertas pembungkus dalam kelompok PACK dan kertas pemanggangan dalam kelompok BAKE. Penggunaan dalam oven memerlukan spesifikasi ketahanan panas dan sifat antilengket yang sesuai.
4. Kraft PE

Kraft PE adalah bahan kraft yang diberi lapisan polyethylene atau PE. Lapisan tersebut membantu meningkatkan fungsi penghalang terhadap cairan atau kelembapan dibandingkan bahan dasarnya tanpa lapisan serupa.
Dalam industri konversi kemasan, material ini dapat digunakan untuk membuat wadah atau kemasan yang memerlukan perlindungan tambahan.
Kraft PE perlu dibedakan dari kraft biasa karena keduanya memiliki struktur material berbeda. Untuk penggunaan makanan, kesesuaian bahan harus mengikuti spesifikasi kontak pangan dan kondisi pemakaiannya.
5. Kertas Liner dan Corrugating Medium

Kertas liner merupakan lapisan datar pada sisi luar atau dalam karton bergelombang. Contohnya kraft liner dan white liner, yaitu liner dengan permukaan putih yang mendukung tampilan bagian luar kemasan.
Sementara itu, corrugating medium dibentuk menjadi gelombang, disebut flute, di antara liner. Jadi, liner adalah bagian datar, medium adalah bahan pembentuk gelombang, dan corrugated board merupakan gabungan keduanya yang sudah menjadi papan kemasan.
Untuk melihat pilihan bahan pembungkus dan kantong, kunjungi halaman produk kertas kemasan.
Jenis Karton Kemasan dan Ciri Pembedanya
1. Duplex

Duplex merupakan karton yang umumnya memiliki sisi depan lebih terang untuk kebutuhan cetak. Pada varian grey back, sisi belakangnya berwarna abu-abu. Perbedaan kedua sisi ini menjadi ciri yang mudah dikenali.
Material duplex sering digunakan untuk dus produk, sleeve, dan kemasan sekunder.
Penggunaan duplex sebagai kotak luar perlu dibedakan dari penggunaan bahan yang bersentuhan langsung dengan makanan. Kesesuaian tersebut tidak dapat ditentukan hanya dari tampilan putih pada sisi cetaknya.
2. Ivory Board

Ivory board adalah nama dagang yang umum digunakan untuk karton putih bagi kemasan lipat. Dibandingkan duplex grey back, ciri yang mudah diperhatikan adalah bagian belakangnya yang cenderung putih atau terang, bukan abu-abu. Warna belakang dan lapisan cetaknya tetap mengikuti produk.
Contoh penggunaannya adalah kotak kosmetik, kotak produk retail, dan kemasan dengan bagian dalam yang ikut terlihat. Permukaan depan berlapis mendukung cetakan, sementara badan karton membantu mempertahankan bentuk kotak.
Nama ivory di pasar tidak selalu menunjuk satu konstruksi serat yang seragam. Sebagian produk dapat berada dalam kelompok FBB; identifikasi teknis perlu mengikuti nama grade dan lembar data produsennya.
3. Art Carton

Art carton merupakan karton cetak dengan permukaan halus dan berlapis, sering dijumpai dalam varian berlapis dua sisi. Berbeda dari art paper untuk halaman isi, material ini ditujukan pada hasil cetak yang membutuhkan lembaran lebih kokoh.
Contohnya hangtag, kartu promosi, sampul katalog, dan beberapa kotak produk. Ketika kedua sisi perlu dicetak, karakter permukaan depan dan belakang menjadi ciri yang perlu diperhatikan.
Ivory dan art carton dapat sama-sama terlihat putih. Perbedaannya tidak cukup dibaca dari warna: periksa jumlah sisi berlapis, konstruksi serat, serta kekakuannya. Penamaan dagang keduanya dapat berbeda antarprodusen.
4. Kraft Board

Kraft board merupakan karton untuk kemasan dengan karakter permukaan kraft, sering berupa tampilan cokelat natural. Berbeda dari kraft paper pembungkus yang lentur, kraft board mempunyai badan lembaran lebih kaku untuk mempertahankan bentuk kotak.
Contoh penggunaannya meliputi kotak lipat, sleeve produk, dan kemasan retail dengan tampilan natural. Permukaannya dapat dicetak untuk identitas merek, tetapi warna dasar cokelat ikut memengaruhi tampilan warna cetakan.
Rakari mencantumkan Kraft Board pada kategori karton kemasan. Nama ini tetap perlu dibaca bersama grade produk karena tidak semua kraft board memiliki komposisi serat, coating, atau kemampuan penghalang yang sama.
5. Grey Board

Grey board merupakan papan karton berwarna abu-abu yang banyak digunakan sebagai bagian struktural. Material ini sering menjadi dasar pembentuk kotak kaku atau rigid box.
Selain kemasan, penggunaannya dapat ditemukan pada sampul buku hardcover, binder, serta produk sejenis yang memerlukan bentuk kokoh. Dalam aplikasi tersebut, grey board sering dilapisi dengan kertas cetak atau bahan pembungkus lain.
6. Folding Box Board atau FBB

Folding box board atau FBB adalah kelompok paperboard berlapis untuk kotak lipat. Ciri teknisnya terletak pada konstruksi lapisan serat yang membantu menghasilkan badan karton ringan sekaligus kaku, bukan hanya permukaan putih.
Sebagai contoh, Metsä Board menjelaskan struktur FBB dengan lapisan luar pulp kimia dan lapisan tengah pulp BCTMP. Penjelasan tersebut merupakan contoh konstruksi produsen, bukan spesifikasi seluruh karton yang dijual sebagai ivory.
FBB digunakan untuk kotak retail, kosmetik, dan berbagai barang konsumsi. Istilah cartonboard lebih luas daripada FBB. Ivory dan art carton merupakan nama pasar, sedangkan FBB membantu menjelaskan kelompok konstruksi bahan; ketiganya tidak selalu menjadi kategori yang saling terpisah.
7. Corrugated Board

Corrugated board adalah karton bergelombang yang menggabungkan lapisan liner dengan lapisan gelombang atau flute. Struktur ini berbeda dari duplex, ivory, maupun art carton yang berbentuk lembaran padat.
Contoh penggunaannya meliputi kardus pengiriman, outer box, sekat, dan kemasan pelindung. Gelombang di dalam konstruksinya membantu memberikan kekakuan serta mendukung perlindungan produk.
Informasi kategori dan material untuk pembuatan kotak dapat dilihat pada halaman produk karton kemasan.
Jenis Kertas Percetakan dan Contoh Penggunaannya
1. Art Paper

Art paper merupakan kertas berlapis yang umum digunakan untuk materi cetak visual. Pada varian glossy, permukaannya tampak mengilap dan mendukung penyajian foto, ilustrasi, serta warna.
Contoh penggunaannya meliputi brosur, flyer, leaflet, dan katalog produk.
Art paper perlu dibedakan dari art carton. Keduanya dapat memiliki permukaan berlapis, tetapi art carton digunakan untuk produk yang membutuhkan lembaran lebih tebal atau kaku.
2. Matt Paper

Matt paper adalah kertas cetak dengan tampilan permukaan tidak mengilap atau memiliki pantulan cahaya lebih rendah. Dalam katalog, istilah yang digunakan dapat berupa matt atau matte sesuai penamaan produsen.
Material ini sering digunakan untuk brosur, katalog, booklet, dan publikasi bergambar.
Tampilan matte tidak selalu berarti tanpa coating. Kertas dapat tetap berlapis meskipun permukaannya tidak mengilap. Selain itu, matt paper sebagai bahan dasar perlu dibedakan dari laminasi doff yang ditambahkan setelah pencetakan.
3. Book Paper

Book paper merupakan kelompok kertas untuk halaman isi buku. Materialnya tersedia dalam berbagai warna dasar, gramatur, ketebalan, dan opasitas, yaitu kemampuan lembaran menghambat tembusnya cahaya sehingga cetakan di balik halaman tidak terlalu terlihat.
Contoh penggunaannya mencakup novel, buku bacaan, buku panduan, serta publikasi yang dominan teks. Beberapa grade memiliki struktur yang membantu menghasilkan halaman terasa tebal tanpa peningkatan berat yang sebanding.
Book paper tidak selalu berwarna kekuningan. Spesifikasi produsen menentukan warna dan karakter setiap produk. Karena itu, nama book paper sebaiknya dipahami sebagai kelompok penggunaan, kemudian diperjelas melalui grade bahan.
4. HVS

HVS merupakan istilah yang umum digunakan di pasar Indonesia untuk kertas putih tanpa lapisan yang dipakai pada berbagai pekerjaan tulis dan cetak.
Penggunaannya meliputi dokumen, formulir, lembar informasi, serta halaman buku tertentu. Permukaan tanpa coating membedakannya dari art paper berlapis yang digunakan untuk banyak materi promosi.
5. Imperial Paper

Imperial Paper merupakan nama produk yang dicantumkan pada halaman kertas percetakan Rakari dengan gramatur 72 gsm. Karakter permukaan dan kecocokan metode cetaknya perlu mengikuti spesifikasi produk.
Nama Imperial tidak sebaiknya langsung disamakan dengan semua HVS atau book paper.
Untuk melihat kategori bahan cetak yang dapat dikonsultasikan, kunjungi halaman produk kertas percetakan.
Ciri dan Kegunaan Kertas serta Karton
Tabel ini membantu mengenali bahan melalui ciri dasarnya. Contoh penggunaan bersifat umum dan tidak menunjukkan seluruh material tersedia dalam stok Rakari.
| Material | Ciri pembeda | Contoh penggunaan |
|---|---|---|
| Kraft paper dan white kraft | Lembaran lentur, cokelat atau putih | Pembungkus dan kantong |
| Greaseproof | Menghambat penetrasi minyak; bukan penanda otomatis tahan oven | Pembungkus dan alas makanan sesuai spesifikasi |
| Kraft PE | Kertas kraft dengan lapisan polyethylene | Kemasan yang memerlukan penghalang cairan atau kelembapan |
| Duplex grey back | Depan terang untuk cetak, belakang abu-abu | Dus produk dan kemasan sekunder |
| Ivory board | Badan karton putih atau terang; coating mengikuti grade | Kotak produk dan kosmetik |
| Art carton | Permukaan cetak halus berlapis, sering dua sisi | Hangtag, sampul, kartu, dan kotak |
| Kraft board | Badan karton kaku dengan karakter permukaan kraft | Kotak lipat dan sleeve natural |
| Grey board | Papan abu-abu untuk penopang bentuk | Rigid box dan sampul hardcover |
| FBB | Konstruksi serat berlapis untuk kotak lipat | Kemasan retail dan barang konsumsi |
| Corrugated board | Liner datar dengan medium bergelombang | Kardus pengiriman dan sekat |
| Art paper dan matt paper | Kertas cetak berlapis, mengilap atau redup | Brosur dan katalog bergambar |
| Book paper dan HVS | Kertas halaman atau dokumen, dengan karakter tiap grade | Buku, formulir, dan dokumen |
Satu produk dapat menggunakan kotak ivory, kantong white kraft, dan kardus corrugated. Ketiganya melayani fungsi berbeda.
Contoh Memilih Bahan Berdasarkan Fungsi
Mulai dari bagian produk yang akan dibuat, kemudian tentukan karakter bahan. Nama kertas yang sama belum tentu sesuai untuk seluruh komponen.
- Paper bag: bandingkan kraft dan white kraft berdasarkan ukuran kantong, berat isi, konstruksi pegangan, dan kebutuhan cetak. Warna bahan bukan ukuran tunggal kekuatannya.
- Kotak produk: bandingkan duplex, ivory, atau art carton melalui sampel bentangan dan kotak jadi. Nilai tampilan kedua sisi, lipatan, dan kemampuan mempertahankan bentuk.
- Brosur bergambar: bandingkan art paper dan matt paper dengan desain serta proses cetak yang sama. Perhatikan reproduksi gambar dan pantulan permukaan.
- Undangan: pisahkan kebutuhan kartu utama, sisipan, dan amplop. Lihat pembahasan jenis kertas untuk undangan untuk memeriksa bentuk, permukaan, dan finishing.
Contoh tersebut merupakan panduan pemilihan, bukan laporan pengujian produk Rakari. Sebelum meminta penawaran, catat jenis atau grade, gramatur, ukuran bahan, jumlah, kebutuhan cetak, dan lokasi pengiriman. Setelah bahan diterima, gunakan alur penyimpanan kertas dan karton di gudang agar identitas serta kondisinya tetap terjaga.
FAQ tentang Jenis Kertas dan Karton
Apa Perbedaan Kertas Kemasan dan Kertas Percetakan?
Kertas kemasan terutama digunakan untuk membungkus, membawa, atau menjadi bagian pelindung produk. Kertas percetakan terutama digunakan sebagai media teks dan gambar. Namun, penggunaannya dapat bertemu, misalnya pada kemasan yang dicetak atau art carton untuk sampul dan kotak.
Apakah Semua Karton Sama dengan Kardus?
Tidak. Karton mencakup berbagai bahan paperboard, termasuk lembaran padat seperti duplex dan ivory. Kardus pengiriman umumnya dibuat dari corrugated board yang memiliki lapisan bergelombang. Karena itu, istilah kardus belum cukup untuk menjelaskan jenis dan konstruksi materialnya.
Apakah Gramatur yang Lebih Tinggi Selalu Berarti Lebih Kuat?
Tidak selalu. Gramatur menunjukkan berat per satuan luas. Kekuatan dan kekakuan juga dipengaruhi oleh serat, ketebalan, struktur lapisan, serta konstruksi produk akhirnya. Material dengan gramatur lebih tinggi tidak otomatis lebih sesuai untuk semua penggunaan.
Apakah Semua Kertas Kemasan Aman untuk Kontak Langsung dengan Makanan?
Tidak dapat diasumsikan demikian. Kesesuaian kontak pangan mengikuti spesifikasi bahan, lapisan, dan kondisi penggunaannya. Bahan untuk kotak luar perlu dibedakan dari bahan pembungkus yang bersentuhan langsung dengan makanan.
Apakah Satu Jenis Bahan Bisa Digunakan untuk Kemasan dan Percetakan?
Bisa. Art carton, misalnya, digunakan untuk hangtag, sampul, dan beberapa bentuk kemasan. Pembagian kategori membantu menjelaskan fungsi umum, tetapi tidak membatasi seluruh kemungkinan penggunaan material.
Kesimpulan
Memahami jenis kertas dan karton dimulai dari struktur, permukaan, serta fungsi dasar material. Warna putih tidak selalu menunjukkan konstruksi serat yang sama, dan gramatur bukan ukuran tunggal kekuatan bahan.
Gunakan pengenalan ini untuk menyebut material dengan lebih jelas saat berdiskusi tentang kemasan atau percetakan. Pemilihan bahan, ukuran, persiapan file, dan pengujian memerlukan pembahasan lanjutan sesuai produk akhirnya.
Kontak dan Lokasi Rakari
Hubungi PT. Ragam Karya Lestari (Rakari) untuk informasi spesifikasi, ketersediaan bahan, dan penawaran pengadaan kertas atau karton.
- Alamat: Jl. Raya Sirkuit Sentul No.17, Kadumangu, Kec. Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810.
- Telepon: 021-50688005.
- Email: marketing@rakari.id.
- Informasi kontak: halaman kontak Rakari.
Buka lokasi Rakari di Google Maps.
Konsultasikan Kebutuhan Kertas dan Karton Anda
Butuh bahan untuk kemasan produk, kemasan makanan, brosur, katalog, atau buku? Sampaikan kebutuhan Anda kepada tim Rakari untuk membahas pilihan material, spesifikasi, dan ketersediaannya.
Jika sudah memiliki acuan, sertakan jenis bahan, gramatur, ukuran, jumlah pemesanan, dan lokasi pengiriman agar kebutuhan pengadaan lebih mudah diperiksa.